MEMAHAMI TA’DIB DALAM KONSEP PENDIDIKAN ISLAM


Oleh:

Umi Qona’ah [Sekretaris KIW KAMMI SUMSEL]

 

Berbicara konsep pendidikan islam, selain hasan Albanna sdh banyak yg mengeluarkan pndapatnya. Tokoh2 tsb ada imam Alghazali, ada yusuf Qardhawi, atau di Indonesia ada KH. Hasyim Azhari, ada Ahmad Dahlan, ada syed Naquib Al attas, Adian Husaini dan para pakar terkini semisal Budi Ashari.

Titik temu dari masing2 pendapat tsb pendidikan islam itu membicarakan ttg konsep mendidik manusia, dan pendidikan yg dimaksud jg tidak hanya menyentuh aspek lahiriah saja.

Ana menyempitkan pada dua pendapat/konsep saja. Yakni konsep pendidikan yg dibangun oleh Hasan Albanna dan konsep pendidikan yg dibangun oleh Naquib Al attas.

Dalam konsep pendidikan menurut Hasan Al Banna, pendidikan di sebut dg Tarbiyah. Sdh jelas pnjlasanny. Bahkan gagasan Tarbiyah ini mencakup definisi dr beberapa pendapat ttg arti dari pendidikan islam yg bermaksud mendidik manusia seutuhnya.
Selengkapnya bs dibaca dlm buku Perangkat2 Tarbiyah Ikhwanul Muslimin.

Naquib Al Attas, kemudian muncul dg menyebutkan Ta’dib sebagai kata yang pas sbg konsep dr pendidikan islam. Ttg pendapat beliau, bs merujuk ke buku konsep pendidikan dalam islam atau buku islam and secularism, salah duanya.

Pendapat ana begini trkait soalan yg ditanya, ketika kita misal hendak membandingkan manakah yg lebih benar thd suatu konsep pendidikan. ambil cntoh komparasinya, mana yg benar antara konsep ta’dib ataukah tarbiyah dlm hal pendidikan islam, maka jawabannya kedua-duanya benar dlm termin masing2.
Tidak tepat membandingkan keduanyaa krn dua hal tadi saling ada dlm suatu proses pendidikan.
Tarbiyah sendiri, scr istilah berarti pembinaan yg baik. Penekanan tarbiyah dlm konsep hasan albanna menekankan pada pembinaan individu kemudian pada perubahan di masyarakat. Istilah tarbiyah sndiri kemudian mjd pemahaman akan definisi pendidikan scr luas.
Tapi, disisi lain, pendidikan jg harus memperhatikan konsep adab di dalamnya. Nah, berbicara soal adab ini, syed naquib al attas sdh mbrikn btasan pd definisi ta’dib yg yg beliau maksud. Ta’dib ini tdk hny berbicara soal sopan santun saja, melainkan lbh dalam makna nya kpd sesuatu yg didapatkn dlm proses pndidikan itu sndiri, yakni pengenalan dan pengakuan akan kekuasaan dan keagungan Allah yg ditanamkan dg benar dan tujuan dr ilmu pengetahuan itu sendiri sehingga sampe lah makna segala sesuatu nya pd jiwa seorang pnuntut ilmu. Sederhananya, tujuan Naquib Al attas dg konsep Ta’dib nya adalah pencapaian manusia pada makna/ Hikmah sbg bagian dr ilmu.

Sejalan dg konsep ta’dib ini, kita akan menemukan titik temu dimana ta’dib ini berada dlm suatu proses tarbiyah (pendidikan scr luas), yakni pd dasar dr suatu pendidikan itu sendiri. Hasan Albanna mengatakan bahwa dasar dr pendidikan adalah: imam yg sempurna, kesepaduan hati dan nurani, pengorbanan kpd Allah melalui jiwa dan harta, dalam.kaidah prndidikannya, ada 7 perangkat utama dlm tarbiyah islamiyah.
Nah, utk bs mncapai itu, perlu sekali peran adab dlm hal ini bahkan di semua aspek perangkat tarbiyah tsb.
Seseorang yg sudah ditarbiyah, belum tentu dia memiliki pemahaman dan aplikasi yg benar ttg adab (adab). Sebab boleh jd dia hny menerima pndidikan dlm proses trsnsfer ilmu saja tp tdk menerima didikan adab yg benar.
Tapi seseorang yg beradab, sdh barangtentu dia terbina dg baik (tarbiyah).

Ketika berbicara soal konsep pndidikan, banyak sekali ulama yg mengulas ttg soal adab ini dlm pndidikan.

Sedang, jika membicarakan cara lainnya dlm hal pendidikan, kita akan menemui istilah ta’lim. Tp lagi2 kita tdk akan meributkan mana istilah yg tepat utk arti pendidikan itu sendiri sbab masing2 sdh ada batasan yg mengikut pada definisi nya.
Referensi terkait:
Wan mohd Nor Wan Daud ttg konsep Al attas ttg Ta’dib
Risalah ta’lim Hasan albanna.
M. Natsir, Jangan lelah Tangan mendayung, nanti arus membawa hanyut.
A. Husaini, Pendidikan Karakter.
Wallahu a’lam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s