SURAT UNTUK BUNDA


Bunda..

Aku rindu padamu, masih merindukanmu, dan senantiasa merindukanmu seperti dedaunan yang rindu akan embun pagi, begitu menyegarkan dan menenangkan saat berada disisi mu, bunda…

Bunda, maafkan lah ananda yang belum bias pulang dan memeluk wangi tubuhmu. Aku masih terjebak disini, dalam kebekuanku melawan takdir.. masih merasa sepi dalam keramaian aktivitas mahasiswa kampusku. Bundaa, aku bahkan belum melakukan apa-apa. Aku bahkan nyaris putus asa karena hal ini, namun separuh naluriku masih menggelorakan semangat dan gairah akan masa depanku yang lebih baik. Doakan selalu nandamu agar tak putus asa, dan agar dosa-dosa nanda diampuni oleh-Nya.

Bundaa.. teman-teman almamaterku satu per satu telah meninggalkan kampus, meraih impian mereka yang lain di dunia yang penuh teka-teki ini. Aku sering tak sanggup menghadiri kelulusan mereka, ada relung hatiku yang basah karenanya. Mereka begitu bahagia bersama keluarganya saat merayakan kelulusan, beberapa dengan tanda pujian. Benar-benar mengharukan, bundaa.. hingga aku sering menangis karena iri, aku pun ingin melakukan hal yang sama untuk bunda.. tentu bunda akan haru sekali melihatku mengenakan toga. Ahh, menuliskan ini pun membuatku semakin sedih..

Bundaa, jika hari bahagia itu menjelang, aku ingin sujud di kaki mu, bahwa doa-doa mu lah aku bisa meraihnya. Aku ingin engkau memelukku dengan rasa bahagia, dan engkau mengatakan bahwa akulah nandamu yang paling cantik, engkau bangga memilikiku dan Ridho pada nandamu ini.

Bun, jika hari itu benar-benar tiba aku ingin mengenalkanmu pada kota yang telah merawat nanda. Akan kukenalkan pula engkau pada sahabat-sahabatku, agar mereka tahu bahwa aku memiliki bunda yang luar biasa cantik, nanda bangga menjadi nandamu.

Oh bunda, bilakah masa itu datang? Rasanya sulit sekali mewujudkan impianku yang satu ini. Aku hampir meraihnya, namun inilah nanda yang kurang usaha, pemalas dan tak keras kemauan..

Bunda, aku memohon restu dari mu, barangkali ini yang bisa memecah kebekuan ku disini.

Bunda, mengingat semua ini makin menguarkan kerinduan yang mendalam kepadamu.. aku berharap selalu do’amu agar Allah senantiasa membersamai dalam mewujudkan impian nanda..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s