Hanya ingin menulis (kan) saja


Bismillah…

Entah, sebenarnya saya sendiri bingung apa yang ingin saya tuliskan di blog kali ini. Dari dalam hati membisik,”posting aja tulisan mu selama mudik”. tapi bilik kecil yang lain menyahut,”hm,, bagus juga. tapi…”

setelah satu minggu lebih saya mudik (tanggal 30-10), seperti plan awal bahwa tanggal 11 juli saya harus ada di Inderalaya. Saya bingung, bingung hendak menuliskan apa. Ah, ya sudahlah biar saya tuliskan saja kebingungan saya.

seperti ini kawan, agenda besar kepulangan saya ke inderal;aya ini dengan membawa dua misi. Pertama, saya mempunyai janji dengan sekretaris program studi saya. Kedua, ada satu urusan penting yang ingin saya selesaikan segera, saya ingin mengajukan stop-out selama satu semester.

Yang membuat saya bingung adalah, bagaimana saya untuk tetap bisa berkontribusi dan membersamai agenda-agenda dakwah kampus dan agenda organisasi saya. Jujur, saya malu pada diri saya sendiri ketika mendapati bahwa belum ada satu kebaikan yang saya kontribusikan. Saya masih sangat merasa bahwa selama ini saya hanya banyak omong saja, saya masih minim perbuatan dan amal yang benar-benar nyata kontribusi. (Ya Allah, ampunilah dan maafkanlah kekurangan hamba…)

Saya sudah melakukan prosesi ‘curhat’ dan ‘sharing’ dengan Yang Maha Mengetahui seluk beluk kehidupan saya, saya pun sudah manteb untuk mengajukan stop-out. Akan tetapi, setiap saya memikirkan bagaimana saya dan dakwah kampus, bagaimana saya dengan organisasi saya, maka hanya aliran bening dan hangat yang mampu menjawab.

Entahlah, hati ini pun seakan demonstrasi terhadap akal dan pikiran saya. Saya sendiri bingung, bagaimana mengalirkan energi negative ini supaya tidak lama-lama menginap didalam hati saya. Bukan apa-apa, hati saya terlalu cengeng dan juga rapuh. Ini yang sangat saya benci!

Semakin hari, semakin mendekati masa saya untuk kembali saya ingin berteriak dan menangis, bahwa saya sesungguhnya ingin selalu membersamai teman-teman untuk selalu dan selalu terus melaksanakan agenda-agenda perbaikan dan peradaban islam ini. (Ya Allah, maaf untuk kecengengan dan kerapuhan hamba..)

Huufffffffffffftttt…………….
bahkan hendak menuliskan semua kata-kata yang berisikan kebingungan dan kegundahan hati pun saya sudah tidak sanggup.

Iklan

One thought on “Hanya ingin menulis (kan) saja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s