Goresan Kata-kata


Suatu malam, pukul 18:50 tertanggal 11 Juni 2012

Rindu pada hati yang lembut itu,hati yang tidak tinggi dengan banyaknya ilmu.
Hati yang semakin merunduk dan bersedia mendengar ilmu meski dari bocah yang berceloteh.
Hati yang tidak menghakimi keburukan, justru hati yang merangkul mereka yang lalai dengan santun.
Hati yang selalu beristighfar dan tidak angkuh manakal ditegur..

Hmm, bait kata-kata itu mengingatkan diriku pada sebentuk kecil dari hatiku. Betapa terkadang [sering] hati ini mengeras oleh egoisme pribadi, hingga tak jarang angkuh menatap khilaf diri. Izinkan potret-potret ini menjadi wakil betapa sesungguhnya hati ini berarti ketika ada hati-hati yang lain disisi hati ini (hehehehe..)

Image

Gbr.1 Fieldtrip Ke Telang II Banyuasin, terlalu sedikit kata-kata yang bosa mewakili cerita hati-hati kita disana, bahkan mengurai senyum tulus pun kata=kata tak cukup

Image

Gbr.2. Hayooo, ini kerjaan Ukh Rheny niih.. Saya senyum-senyum jika mengingat adegan ini, ternyata hati saya sama kosongnya dengan si Rimau ini. hahahaha

Image

Gbr.3. Ditengah kecamuk berbagai rasa, tetap saja engkau yang mampu membuat hati ini kembali tersenyum: Adik-adik Komsat. Love Full !!

Image

Gbr.4. Polos mode on: Ketika sebentuk hati kembali ceria,hehehe

*Terimakasih tak terhingga untuk hati-hati yang telah mengisi hari-hari sehingga menjadi lebih berwarna dan ceria

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s