Beranda Waktu


Meloncat detik-detik
Mengayuh nafas-helaan nafas

Kembali berkutat di puncak penantian
08.00, rutinitas pekananku di sini
07.00,Langkah kaki telah terkayuh ke sini

08.00. sama:tak ada beda dengan pekan-pekan lalu di sini
08.01, haruskah ku ulang cerita pekanan ini?

08.59, satu detik lagi penantianku berakhir
09.00,nafas-nafas berat yang mewakili pembicaraan ini

Merayap dalam titian sabar dan pengharapan
Cemberut di rona kecwea lagi putus asa
Berapa kali harus ku lweati pekan-pekan jemu ini?

Di persekian detik-menit-waktu-jam telah aku lewati,
dengan seonggok kursi lapuk, saksi perbincangan sepi.

@Menunggu giliran siaran di RAMA Radio: 90,7 fm

281111

Syiefa-ul Qalbi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s